1. Pendidikan dan jurusan
• Pendidikan: Lulusan sekolah menengah pertama atau lebih tinggi.
• Jurusan: Prioritas akan diberikan kepada pelamar dengan jurusan yang relevan, seperti manufaktur otomotif atau perakitan mekanik. Beberapa perusahaan memberikan preferensi kepada pelamar dengan gelar sekolah kejuruan.
2. Persyaratan teknis
• Harus memahami nama-nama komponen otomotif dan proses perakitan, serta mampu memahami gambar perakitan sederhana dan dokumen proses.
• Memahami penggunaan alat-alat perakitan umum (kunci inggris, obeng, kunci torsi, dll.).
• Memiliki kesadaran dasar tentang kualitas dan mampu mengidentifikasi produk cacat selama proses perakitan.
3. Kondisi fisik
• Dapat disesuaikan dengan kecepatan operasi lini produksi, beberapa pekerjaan memerlukan berdiri dalam waktu lama, membungkuk, atau membawa komponen ringan.
• Tidak memiliki penyakit serius, penglihatan baik (tidak buta warna/lemah penglihatan warna), mampu mengidentifikasi perbedaan spesifikasi dan tampilan komponen.
4. Kualifikasi profesional
• Patuhi peraturan keselamatan kerja dan ikuti arahan kerja dari mandor.
• Memiliki kemampuan kerja tim yang sangat baik, mampu berkolaborasi dengan departemen hulu dan hilir di lini produksi untuk mencapai tujuan produksi.
• Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, memperhatikan detail dalam perakitan untuk memastikan kualitas.
5. Persyaratan Karier
• Pelamar baru atau yang belum berpengalaman dipersilakan untuk melamar. Prioritas akan diberikan kepada mereka yang memiliki pengalaman perakitan otomotif (setidaknya dua tahun pengalaman).
---
Deskripsi Pekerjaan
1. Siapkan bagian-bagiannya
• Menerima suku cadang mobil yang dibutuhkan sesuai dengan instruksi kerja produksi dan mengkonfirmasi model, spesifikasi, dan jumlah suku cadang tersebut.
• Memeriksa tampilan komponen dan membuang komponen yang rusak atau tidak memuaskan.
2. Pekerjaan perakitan
• Melakukan proses perakitan yang telah ditentukan (misalnya, pemasangan pintu, jok, panel instrumen, ban, komponen mesin, dll.) di lokasi kerja lini produksi sesuai dengan persyaratan instruksi proses perakitan.
• Melakukan pekerjaan pengencangan dan penyambungan menggunakan alat khusus, memastikan bahwa posisi perakitan dan torsi komponen memenuhi standar.
3. Inspeksi mandiri dan inspeksi silang kualitas
• Setelah perakitan selesai, kami melakukan inspeksi sendiri sesuai dengan standar kualitas untuk memeriksa celah antar bagian dan kekuatan sambungan.
• Bekerjasama dengan inspektur kualitas dalam pemeriksaan sampel dan segera memperbaiki setiap masalah perakitan yang ditemukan untuk mencegah produk cacat masuk ke proses selanjutnya.
4. Pemeliharaan peralatan dan lokasi kerja
• Bertanggung jawab untuk memelihara alat dan peralatan perakitan di tempat kerja, melakukan pembersihan dan inspeksi secara rutin, serta segera melaporkan setiap kerusakan pada alat atau kegagalan peralatan.
• Menjaga kebersihan tempat kerja dan area sekitarnya, serta menerapkan manajemen 5S di lokasi produksi.
5. Catatan dan Laporan
• Membuat catatan perakitan produksi, mencatat jumlah perakitan untuk setiap shift, jumlah yang lolos, status pengerjaan ulang, dll.
• Laporkan kepada mandor setiap masalah kualitas pada komponen atau proses yang tidak wajar yang muncul selama proses perakitan dan sarankan perbaikan.