PT Sajo adalah operator platform e-commerce lintas batas berbasis AI yang didirikan pada Desember 2023. Dipimpin oleh CEO Gilmaro, perusahaan ini berkantor pusat di Uiwang, Gyeonggi, dan menjalankan bisnis agen pembelian langsung dari luar negeri. Dengan menyederhanakan proses belanja internasional yang kompleks menggunakan teknologi AI, perusahaan ini menghubungkan pasar global dengan fokus pada Korea dan Jepang.
SAZO adalah startup infrastruktur belanja global berbasis AI dengan misi 'Menghubungkan dunia, melampaui batas dengan teknologi'. Dimulai dengan fokus pada Korea dan Jepang, SAZO mengoperasikan platform e-commerce lintas batas yang membantu siapa saja untuk dengan mudah membeli produk yang hanya tersedia di luar negeri. Tujuannya adalah untuk menciptakan 'standar baru belanja lintas batas' melampaui layanan pembelian langsung dari luar negeri yang sederhana.
Bidang Usaha
Pengoperasian Platform E-commerce Lintas Batas Berbasis AI : Mengoperasikan platform belanja global yang menyederhanakan proses belanja internasional yang kompleks menggunakan teknologi AI, menghubungkan seluruh dunia termasuk Korea dan Jepang.
Layanan Agen Pembelian Langsung dari Luar Negeri : Ketika pelanggan memasukkan URL toko online Jepang, AI menganalisis informasi produk, menerjemahkan, membuat pesanan, melakukan pembayaran, bea cukai, dan pengiriman, mendukung pembelian produk luar negeri yang nyaman.
Produk Utama
Layanan Pembelian Langsung Super Mudah Berbasis AI SAZO : Ini adalah layanan yang membantu Anda membeli produk lokal Jepang dengan mudah dan cepat dari Korea menggunakan AI. Hanya dengan memasukkan URL produk, harga, biaya pengiriman, bea cukai, dan biaya akan dihitung secara otomatis, serta menyediakan pembayaran sekali klik.
Platform E-commerce Lintas Batas : Ini adalah platform yang mendukung pembelian langsung dua arah dan pembelian terbalik antara Korea dan Jepang, dan akan memperluas area layanannya ke seluruh dunia, termasuk Amerika dan Eropa, untuk membangun ekosistem konsumsi global.
Keunggulan
Pertumbuhan yang Luar Biasa : Mencatat pertumbuhan pesat, seperti peningkatan volume transaksi sebesar 1.290% dalam 10 bulan sejak peluncuran layanan, pertumbuhan pendapatan bulanan rata-rata 180%, dan mencapai posisi nomor 1 di industri pembelian langsung dalam 3 bulan setelah memasuki pasar Korea.
Berbasis Teknologi AI Inovatif : Membangun sistem analisis otomatis real-time berbasis AI dan pembayaran sekali klik untuk menyederhanakan proses belanja internasional yang kompleks, serta memprediksi bea cukai dan biaya pengiriman di muka untuk memberikan biaya yang transparan.
Skalabilitas Global dan Perolehan Investasi : Sedang memperluas layanan dua arah Korea-Jepang ke seluruh dunia, dan telah mendapatkan pengakuan atas potensi pertumbuhannya dengan menarik investasi Pre-Series A senilai sekitar 7,8 miliar Won, dengan partisipasi dari Japan Post Capital, dll.
Analisis Pengumuman
Posisi Rekrutmen Utama : Terutama merekrut posisi seperti Manajer Pembelian Tim Agen Pembelian, Spesialis CX E-commerce Lintas Batas (berbasis obrolan), Manajer Operasi Platform Global, Insinyur Otomasi Operasi, dan Pemimpin AI.
Tingkat Gaji Rata-rata : Gaji rata-rata berkisar antara sekitar 37 juta hingga 40 juta Won, bervariasi tergantung pada posisi dan pengalaman.
Pola Ketenagakerjaan : Ada posisi yang memungkinkan konversi dari kontrak menjadi karyawan tetap, dan banyak pengumuman rekrutmen yang mengutamakan kandidat yang bisa berbahasa Jepang. Ada riwayat rekrutmen aktif selama setahun terakhir.
💡 Kata dari Jobploy
PT Sajo adalah startup dengan potensi pertumbuhan tinggi yang mengoperasikan platform agen pembelian langsung dari luar negeri berbasis AI. Terutama merekrut posisi terkait pembelian, operasi, dan pengalaman pelanggan (CX), dan kemampuan berbahasa Jepang akan sangat membantu dalam pekerjaan. Cocok untuk pekerja asing yang ingin bekerja secara proaktif di lingkungan yang berkembang pesat, dan pemikiran berpusat pada pelanggan serta kemampuan memecahkan masalah sangat penting. Mulai sebagai karyawan kontrak, dan ada peluang untuk menjadi karyawan tetap berdasarkan kinerja, jadi disarankan untuk bersikap proaktif.